Logo1000Guru
line decor
  - Best viewed in Firefox
line decor




TENTANG KAMI
PERKULIAHAN


mail to:
web-admin
 
 
 
 
 
 

Logo

 

Siapakah 1000Guru?

Gerakan 1000guru adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat yang bersifat non-profit, non-partisan, independen, dan terbuka. Spirit dari lembaga ini adalah “gerakan” atau “tindakan” bahwa semua orang bisa menjadi guru dan berkontribusi untuk meningkatkan level pendidikan di Indonesia.
Gerakan 1000guru ingin menjawab salah satu permasalahan mendasar dari pendidikan dasar-menengah di Indonesia yaitu "kekurangan guru", baik dari sisi kuantitias, kualitas, maupun penyebaran, dengan memanfaatkan kelimpahan sumber daya manusia yang tersebar di bidang-bidang non-pendidikan dasar-menengah dan yang tersebar di seluruh penjuru planet.
Gerakan 1000guru juga ingin menyambung kembali tali ikatan kultural antara dunia pendidikan dan masyarakat, seperti di masa lalu ketika pendidikan masih berlangsung di lingkup keluarga. Pendidikan adalah satu-satunya aset yang tidak dimiliki oleh makhluk selain manusia, yang sudah terbukti dan akan terus menjadi motor yang memperpanjang nyawa peradaban manusia. Oleh karena itu, pendidikan adalah tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

  Simulasi 2 Kuliah Jarak Jauh menggunakan Team Viewer      
 

Thursday, 01 January 2009

 

 

Gerakan 1000guru telah melakukan simulasi kuliah jarak jauh tahap kedua. Fokus dari simulasi kedua ini masih pada masalah teknis, baik masalah jaringan maupun teknis perkuliahan jarak jauh lewat telekonferensi. Untuk keperluan evaluasi, simulasi tahap kedua kembali dilakukan di dua tempat yang sama seperti tempat dilaksanakannya simulasi tahap pertama, yaitu di SMUN 1 Pati dan Madrasah Salafiyah Syafi’iyah Khoiriyah Hasyim Seblak Jombang. Pada simulasi tahap kedua ini, guru relawan kita masih sama dengan simulasi tahap pertama yaitu Teguh Dartanto (Tokyo) dan Hasannudin Abdurakhman (Kerawang, Jawa Barat). Sdr. Teguh memberikan presentasi tentang pendidikan menengah di Jepang di SMUN 1 Pati pada tanggal 4 Desember 2008 dalam acara pertemuan guru-guru RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional) se-Jawa Tengah. Beliau juga memberikan kuliah jarak jauh di Madrasah Seblak pada tanggal 16 Desember 2008 dengan materi tentang motivasi. Sementara Sdr. Hasan kembali memberikan kuliah jarak jauh di madrasah. Seblak, menyampaikan materi tentang japanese ethics (etika jepang) pada tanggal 30 Desember 2008.

Dari sisi jaringan, dilaporkan bahwa komunikasi baik audio maupun visual berlangsung dengan lancar untuk jalur Tokyo-Pati maupun Tokyo-Jombang. Sebaliknya masih dijumpai ketidaklancaran komunikasi suara pada jalur Kerawang-Jombang, seperti pada simulasi pertama. Karenanya diperkirakan gangguan komunikasi audio pada jalur Kerawang-Jombang diakibatkan karena jaringan di Kerawang yang tidak bagus. Semoga kita bisa segera mengatasi hal ini karena tenaga dan pikiran Sdr. Hasannudin di Kerawang adalah salah satu motor dari gerakan 1000guru.

Fokus dari simulasi tahap kedua kita kali ini adalah mengetes penggunaan software team viewer. Sebuah software gratis (keterangan lebih lengkap buka www.teamviever.com ) yang memungkinkan dua pengguna internet yang berjauhan untuk saling mengakses dan/atau memberi akses pada patner. Salah satunya, team viewer memungkinkan seorang pengguna internet untuk melihat layar (screen) komputer dari patnernya. Dalam konteks kuliah jarak jauh, sang guru relawan bisa memberikan akses pada komputer disekolah untuk mengakses (melihat) layar dari komputer sang guru relawan. Layar komputer di sekolahan kemudian diproyeksikan ke layar lebar dengan proyektor (beamer/infocus). Dengan demikian, sang guru relawan punya akses langsung (jarak) pada materi perkuliahan yang diproyeksikan dilayar lebar. Karenanya tidak diperlukan seorang operator lagi di sekolahan untuk menjalankan slide perkuliahan seperti pada simulasi tahap pertama. Untuk lebih jelasnya lihat bagan ini. Bandingkan dengan bagan tanpa teamviewer yang bisa dilihat disini .

Penggunaan team viewer ini sudah ditest di presentasi yang disampaikan Sdr. Teguh di SMUN 1 Pati. Dilaporkan penggunaan berlangsung sukses dan team viewer benar-benar membantu presentasi jarak jauh menjadi lebih lancar. Keuntungan lain dari penggunaan teamviewer ini adalah pihak sekolah tidak lagi memerlukan dua proyektor seperti saat simulasi tahap pertama. Tantangan berikutnya kemudian adalah mencari software gratis yang memungkinkan perkuliahan secara paralel dilebih dari satu tempat yang berjauhan. Misal seorang guru relawan di Jerman pengen memberi kuliah secara paralel langsung di SMUN 1 Pati dan madrasah Seblak. Teamviewer tidak memungkinkan skema ini karena teamviewer menfasilitasi akses antar hanya dua pengguna internet. Tim 1000guru sedang mencari solusi untuk masalah ini.

 

 

Berdasarkan hasil dari dua tahap simulasi, dari sisi teknis, kegiatan perkuliahan jarak jauh level sekolah menengah bukan hal yang tidak mungkin dilaksanakan. Dilaporkan juga dalam simulasi tahap kedua rasa antusias yang tinggi baik dari pihak siswa maupun sekolah/guru. Untuk kuliah-kuliah selanjutnya kita akan mulai fokus pada masalah kontent/isi perkuliahan. Untuk ini kita sedang menyusun jadwal reguler perkuliahan dengan SMUN 1 Pati dan madrasah Seblak. Dari kegiatan ini, kita berharap akan sedikit demi sedikit belajar tentang format dan isi perkuliahan yang cocok untuk digarap oleh gerakan 1000guru.

Tidak lupa kami mengucapkan banyak terima kasih pada Bpk. Didik Sumardiyanto (guru SMUN 1 Pati), Sdr. Sion Thutu Satrio Santoso (guru SMUN 1 Pati), Bpk. Nur Hidayat (staff madrasah Seblak), Sdr. Jasmintho (staff madrasah Seblak), dan tim dari gerakan 1000guru: Sdr. Teguh Dartanto (Tokyo) dan Sdr Hasan Abdurakhman (Kerawang). Tetap semangat membangun dan memajukan pendidikan Indonesia dengan membagi mimpi pada adik-adik kita di republik Indonesia tercinta.

 

 

 

 

Tim 1000guru.net