Logo1000Guru
line decor
  - Best viewed in Firefox
line decor




TENTANG KAMI
PERKULIAHAN


mail to:
web-admin
 
 
 
 
 
 

Logo

 

Siapakah 1000Guru?

Gerakan 1000guru adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat yang bersifat non-profit, non-partisan, independen, dan terbuka. Spirit dari lembaga ini adalah “gerakan” atau “tindakan” bahwa semua orang bisa menjadi guru dan berkontribusi untuk meningkatkan level pendidikan di Indonesia.
Gerakan 1000guru ingin menjawab salah satu permasalahan mendasar dari pendidikan dasar-menengah di Indonesia yaitu "kekurangan guru", baik dari sisi kuantitias, kualitas, maupun penyebaran, dengan memanfaatkan kelimpahan sumber daya manusia yang tersebar di bidang-bidang non-pendidikan dasar-menengah dan yang tersebar di seluruh penjuru planet.
Gerakan 1000guru juga ingin menyambung kembali tali ikatan kultural antara dunia pendidikan dan masyarakat, seperti di masa lalu ketika pendidikan masih berlangsung di lingkup keluarga. Pendidikan adalah satu-satunya aset yang tidak dimiliki oleh makhluk selain manusia, yang sudah terbukti dan akan terus menjadi motor yang memperpanjang nyawa peradaban manusia. Oleh karena itu, pendidikan adalah tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

 

“Mengenal dan Belajar tentang Masyarakat Jepang”- Telekonferensi 1000Guru dengan SD Al-Irsyad 02 Cilacap

     
 

T-co ( baca Teleconference) perdana 1000guru di SD Al-Irsyad 02 Cilacap mengambil tema “Mengenal dan Belajar tentang Masyarakat Jepang”. T-co dilaksanakan pada hari Sabtu, 15 Mei 2010 pukul 09.30 WIB. Presentasi disampaikan oleh saudari Isti Winayu Reaserch Student-GSAPS Waseda University Tokyo. Walaupun persiapan kurang maksimal dan terjadi kekurangan disana sini tetapi Alhamdulillah saat presentasi berjalan dengan meriah.

Seratusan siswa dan beberapa asatidz dan asatidzat ternganga mengikuti presentasi menarik tentang karakter masyarakat Jepang yang menakjubkan. Bahkan ditengah acara berlangsung, coordinator t-co SD Al-Irsyad 02, Ariawan Istiadi dibuat terkejut karena hadir Ibu Rumiyati, S.Pd selaku pengawas TK-SD UPT Disdikpora kec. Cilacap Tengah. Lebih terkejut lagi diakhir presentasi, Bapak H. Darno, S.Pd. MM selaku Ka. UPT dapat hadir setelah dihubungi oleh Bapak Budiyono Kepala Sekolah SD Al-Irsyad 02 Cilacap (karena Sabtu kantor dinas di seluruh Cilacap libur).

Presentasi dari guru relawan Saudari Isti Winayu diawali dengan perkenalan diri, dilanjutkan paparan slide tentang ketatanegaraan Jepang. Selanjutnya tentang hal-hal menarik di Jepang, karakter bangsa Jepang, kehidupan social ekonomi, kesehatan masyarakat dan yang menarik dan memicu pertanyaan adalah tentang pendidikan di Jepang. Foto-foto dan video yang ditampilkan lebih menambah daya tarik audiens yang notabene masih anak-anak.

Beberapa pertanyaan dilontarkan oleh seluruh peserta T-co, diantaranya pertanyaan dari Ka. UPT bapak Darno; 1. Jam belajar di sekolah. 2. Kualifikasi guru. 3. Ujian-ujian. 4. Mata pelajaran dsb. Kemudian pertanyaan dari Ibu Rum pengawas TK-SD; 1. Jumlah siswa per-kelas. 2. Program bilingual. Dilanjutkan pertanyaan dari guru; dari Ust. Heri; Apakah untuk tingkat sekolah dasar diajar oleh guru kelas atau guru bidang study?; Ust. Khasani; Apakah betul siswa sekolah dasar sudah diajari teknologi (membuat barang tertentu)? Adapun dari siswa bertanya tentang keramahan masyarakat, hubungan siswa dan guru serta guru dan siswa di Jepang.

Dari presentasi Saudari Isti dan pertanyaan audiens dapat diambil teladan:

a. Kedisiplinan, keteraturan, kesetiaan, kerja keras, kesopanan, budaya antri masyarakat Jepang.

b. Karakter tersebut di atas terbentuk dalam jangka ratusan tahun dan di ajarkan sejak dini.

c. Kecintaan masyarakat Jepang kepada bahasa ibu karena 90% bacaan ditulis dalam huruf kanji sekalipun buku dari luar Jepang.

d. Kemajuan masyarakat Jepang bukan karena lebih jenius dari bangsa lain tetapi karena keingintahuannya yang besar.

e. Dan kemajuan yang dicapai Jepang tidak menjadikan mereka lupa jasa nenek moyangnya, tradisi dan budaya serta peninggalan sejarah sangat dijaga, dirawat dan dipertahankan.

f. Masih banyak yang perlu diteladani dari masyarakat Jepang…arigatou ghozaimashita….!

Akhirnya, mendekati pukul 11.00 WIB saudari Isti mengakhiri presentasinya dengan memberi motivasi kepada para siswa, yang akan ujian pada hari Senin, 17 mei 2010.

salam pendidikan yang membebaskan!

Liputan oleh : Ariawan Istiadi

 

 

back to top
depan