Logo1000Guru
line decor
  - Best viewed in Firefox
line decor




TENTANG KAMI
PERKULIAHAN


mail to:
web-admin
 
 
 
 
 
 

Logo

 

Siapakah 1000Guru?

Gerakan 1000guru adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat yang bersifat non-profit, non-partisan, independen, dan terbuka. Spirit dari lembaga ini adalah “gerakan” atau “tindakan” bahwa semua orang bisa menjadi guru dan berkontribusi untuk meningkatkan level pendidikan di Indonesia.
Gerakan 1000guru ingin menjawab salah satu permasalahan mendasar dari pendidikan dasar-menengah di Indonesia yaitu "kekurangan guru", baik dari sisi kuantitias, kualitas, maupun penyebaran, dengan memanfaatkan kelimpahan sumber daya manusia yang tersebar di bidang-bidang non-pendidikan dasar-menengah dan yang tersebar di seluruh penjuru planet.
Gerakan 1000guru juga ingin menyambung kembali tali ikatan kultural antara dunia pendidikan dan masyarakat, seperti di masa lalu ketika pendidikan masih berlangsung di lingkup keluarga. Pendidikan adalah satu-satunya aset yang tidak dimiliki oleh makhluk selain manusia, yang sudah terbukti dan akan terus menjadi motor yang memperpanjang nyawa peradaban manusia. Oleh karena itu, pendidikan adalah tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

  Ediansjah Zulkifli      
 


FOTO

 

Nama
:
Ediansjah Zulkifli
Tempat/Tgl. lahir
:
Bandung / Maret 1970
Riwayat Sekolah
:
SD Priangan Bandung
SMPN 7 Bandung
SMAN 5 Bandung
Teknik Sipil UNPAR Bandung (S1)
Pasca Sarjana Rekayasa Struktur Teknik Sipil ITB (Master)
Institut fuer Statik und Dynamik der Tragwerke Fakultaet Bauingenieurwesen Technische Universitaet Dresden - Germany (Dr.-Ing.)
Pekerjaan
:
[1995-2003] Dosen di teknik sipil UNPAR Bandung
[1995-2003] Engineer di beberapa konsultan perencana
[2003-sekarang] Researcher di Institut fuer Statik und Dynamik der Tragwerke Technische Universitaet Dresden
Hobi
:
Baca Kho Ping Hoo
Status Keluarga
:
Menikah dengan 2 anak
email
:
ednsjah at yahoo dot com



1. Apa cita-cita anda waktu kecil?
Menjadi pemain band terkenal.
 
2. Ceritakan hal yang paling mengesankan sewaktu sekolah dari TK-SMA?
Bagi saya, hampir seluruh masa sekolah dari TK sampai SMA adalah masa yang menyenangkan, bermain dan bertemu teman-teman merupakan pikiran utama saya kalau mau pergi sekolah. Alhamdulillah saya tidak pernah merasa kesulitan dengan pelajaran apapun di sekolah, mungkin karena saya memang tidak terlalu perduli dengan berapapun nilai pelajaran yang saya dapat :).
 
3. Ceritakan hal yang paling menantang sewaktu sekolah dari TK-SMA!
Pada waktu saya kelas 1 SMA, saya pernah disuruh kedepan kelas mengerjakan soal oleh ibu Sukapti guru matematika, saat itu saya tidak bisa apa-apa di depan kelas ... wah malunya. Waktupun berlalu, pada saat kelas 3, beliau mengajar lagi matematika, dan beliau masih ingat dengan saya, sejak saat itulah saya ingin membuktikan saya tidak akan 'malu-maluin' lagi kalau saya disuruh kedepan kelas. Alhamdulillah sejak saat itu nilai-nilai pelajaran saya jadi meningkat mengikuti nilai pelajaran matematika. Ibu Sukapti merupakan guru yang paling berkesan buat saya, salut dan hormat saya untuk beliau.
 
4. Siapa guru yang paling mengesankan bagi anda, dan mengapa?
Selain ibu Sukapti di atas, menurut saya semua guru-guru SD saya adalah guru-guru yang hebat. Saya ngga akan bisa baca dan berhitung kalau ngga lewat SD, saya tersentuh akan hal ini setelah saya besar, setelah saya lulus kuliah dan punya pekerjaan.
 
5. Ceritakan hal yang paling inspiratif dalam hidup anda!
Melihat semangat dan usaha istri saya melanjutkan sekolah sampai s3 membuat saya terinspirasi untuk ikut-ikutan sekolah lagi. Dia berhasil 'memaksa' saya untuk melanjutkan sekolah, bahkan sampai ke luar negri.
 
6. Apa cita-cita anda sekarang?
Menjadi profesor.
 
7. Cerita-cerita yang lain yang berkesan selama sekolah-bekerja.
Setelah cita-cita saya menjadi pemain band terkenal kandas, terutama karena saya lupa merintisnya ditambah sampai sekarangpun saya tidak bisa memainkan alat musik apapun dengan benar, maka sayapun bercita-cita untuk masuk jurusan informatika. Namun nasib menetukan lain, saya gagal umptn. Pilihan berikutnya adalah unpar, saat itu jurusan teknik di unpar hanya ada teknik sipil dan arsitektur, karena saya tidak bisa menggambar, satu-satunya pilihan tinggal teknik sipil. Jujur, saya sama sekali tidak menyukai hampir seluruh mata kuliah di teknik sipil, tapi ketika memikirkan ibu dan ayah saya yang dengan susah payah membiayai saya kuliah, merupakan motivasi kuat untuk menamatkan kuliah. Sekarang saya merasa bersyukur sekali dulu saya kuliah di teknik sipil, apa yang dulu saya anggap tidak sesuai dengan harapan ternyata memberikan hikmah yang tidak saya sangka-sangka di kemudian hari. Pesannya: jangan pernah berhenti bersyukur dan berusaha, Tuhan pasti memberikan yang terbaik untuk kita.