Logo1000Guru
line decor
  - Best viewed in Firefox
line decor




TENTANG KAMI
PERKULIAHAN


mail to:
web-admin
 
 
 
 
 
 

Logo

 

Siapakah 1000Guru?

Gerakan 1000guru adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat yang bersifat non-profit, non-partisan, independen, dan terbuka. Spirit dari lembaga ini adalah “gerakan” atau “tindakan” bahwa semua orang bisa menjadi guru dan berkontribusi untuk meningkatkan level pendidikan di Indonesia.
Gerakan 1000guru ingin menjawab salah satu permasalahan mendasar dari pendidikan dasar-menengah di Indonesia yaitu "kekurangan guru", baik dari sisi kuantitias, kualitas, maupun penyebaran, dengan memanfaatkan kelimpahan sumber daya manusia yang tersebar di bidang-bidang non-pendidikan dasar-menengah dan yang tersebar di seluruh penjuru planet.
Gerakan 1000guru juga ingin menyambung kembali tali ikatan kultural antara dunia pendidikan dan masyarakat, seperti di masa lalu ketika pendidikan masih berlangsung di lingkup keluarga. Pendidikan adalah satu-satunya aset yang tidak dimiliki oleh makhluk selain manusia, yang sudah terbukti dan akan terus menjadi motor yang memperpanjang nyawa peradaban manusia. Oleh karena itu, pendidikan adalah tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

  Ivonne Melissa      
 


FOTO

 

Nama
:
Ivonne Melissa
Tempat/Tgl. lahir
:
Yogyakarta, 3 Mei 1984
Riwayat Sekolah
:
SD Agnes Padang (1990 - 1996)
SLTP Maria Padang (1996 - 1999)
SMUN 1 Padang (1999 - 2002)
S1 Kehutanan (Manajemen Hutan) di IPB Bogor (2002 - 2007)
Mahasiswa HUSTEP (Hokkaido University Student Exchange Program) di Hokkaido University, Sapporo, Jepang (2006-2007)
S2 Kehutanan (Manajemen Hutan Tropis) di TU Dresden (2008 - sekarang)
Pekerjaan
:
Sekretaris proyek di ITTO PD 394/ 06 Rev. 1 (F) (Sept 2007 - Jan 2008)
Guru les bahasa Inggris di Lingua Franca Institute Bogor (Okt 2007 - Agustus 2008)
Mahasiswa magister (Okt 2008 - sekarang)
Hobi
:
jalan-jalan, nonton film, dan baca
Status Keluarga
:
Belum menikah
email
:
kilumoet at yahoo dot com



1. Apa cita-cita anda waktu kecil?
Waktu kecil saya ingin menjadi pramugari karena melalui pekerjaan ini saya bisa jalan-jalan ke banyak kota bahkan ke banyak negara secara gratis serta pramugari selalu terlihat cantik, anggun, dan fasih berbahasa asing.
 
2. Ceritakan hal yang paling mengesankan sewaktu sekolah dari TK-SMA?
Ketika saya belajar di kelas 1 SLTP, saya mendapat mata pelajaran muatan lokal dasar-dasar ilmu pertanian. Melalui pelajaran itu, saya mendapat ilmu mengenai tanaman pertanian dan hal-hal yang berkaitan dengan perikanan. Setelah mendapat sekian banyak teori akhirnya kami dibagi perkelompok (2 orang) untuk menanam kacang panjang. Masing-masing kelompok diberi benih, polibag, dan tanah. Saya senang sekali karena inilah kali pertama saya menanam tanaman sayuran. Saya membayangkan kacang panjang yang berbuah banyak sehingga saya bisa memberikannya kepada mama untuk dimasak. Saking senangnya setiap pagi saya menyirami tanaman itu sambil berkata "Cepat tumbuh ya...". Tiap hari saya membandingkan tanaman saya dengan tanaman kelompok lain. Lalu muncul ide untuk menambahkan pupuk sehingga tanaman saya bisa lebih cepat tumbuh. Tanpa tahu seberapa dosis pupuk yang harus diberikan dan jenis pupuknya saya langsung membawa pupuk yang ada di rumah dan menaburkannya di tanah polibag. Beberapa hari kemudian tanaman saya tumbuh lebih cepat dan daunnya besar-besar. Saya bangga sekali. Lalu beberapa minggu kemudian tanaman kelompok lain berbunga dan berbuah tapi tanaman saya belum juga berbunga. Saya mulai panik tapi tetap semangat menyirami dan berkata "Cepat berbuah ya...jangan mau kalah dengan yang lain". Akhirnya sampai hari pelaporan terakhir pun kacang panjang nya tidak berbuah. Saya sedih sekali dan bertanya pada pak guru apa yang salah. Setelah mendengarkan penjelasan beliau akhirnya saya mengetahui bahwa pupuk yang saya berikan adalah pupuk yang merangsang pertumbuhan daun sehingga menghambat pembungaan. Jadi intinya... biarlah tanaman tumbuh dengan normal ataupun bila ingin diberi pupuk harus mengetahui berapa dosisnya dan jenis pupuk apa yang diberikan.
 
3. Ceritakan hal yang paling menantang sewaktu sekolah dari TK-SMA!
Sejak SD sampai sekarang saya sangat lemah di mata pelajaran matematika murni tapi anehnya saya tidak memiliki masalah dengan mata pelajaran yang mengaplikasikan matematika seperti ekonomi, kimia, fisika. Saya selalu berusaha lebih keras untuk memahaminya tetapi tetap saja mendapat nilai yang seadanya (mungkin memang tidak bakat).
 
4. Siapa guru yang paling mengesankan bagi anda, dan mengapa?
Ibu Sien, guru SD kelas 1 saya. Beliau lah yang pertama kali mengajarkan saya membaca dan menulis dengan penuh kesabaran. Beliau selalu punya cara unik untuk membuat semua anak muridnya mengenal huruf serta membaca dan menulis dengan benar.
 
5. Ceritakan hal yang paling inspiratif dalam hidup anda!
Saya menemukan hal yang membuat saya terinspirasi saat saya mengikuti kegiatan pengenalan suatu organisasi di kampus saya (IPB). Organisasi itu bernama IFSA (International Forestry Student Association), organisasi mahasiswa kehutanan sedunia. Pada kegiatan itu, kakak-kakak pengurus menjelaskan kegiatan yang mereka lakukan dan manfaat apa yang bisa kami peroleh. Beberapa orang dari kakak-kakak tersebut menceritakan pengalaman mereka mengikuti beberapa seminar dan program di luar negeri, hanya dengan berbekal kemampuan bahasa Inggris dan penguasaan ilmu kehutanan. Hal ini yang benar-benar membuka mata saya bahwa dengan kempuan berbahasa asing (terutama bahasa Inggris) kita bisa memperoleh kesempatan belajar dan melihat belahan dunia lain. Selain itu, hal itu membuat saya mulai menyukai kehutanan bahkan bersyukur bisa menjadi salah satu mahasiswa kehutanan (memilih kuliah di jurusan kehutanan awalnya bukanlah keinginan saya, tetapi atas saran ayah saya).
 
6. Apa cita-cita anda sekarang?
Saya ingin terus belajar dan menjadi orang yang lebih kreatif sehingga bisa menghasilkan karya yang bermanfaat. Selain itu saya ingin menjadi salah satu tim peneliti di lembaga internasional sehingga saya bisa mendapat banyak ilmu baru, meningkatkan kemampuan berbahasa asing, serta belajar toleransi dan memahami kultur bangsa lain.
 
7. Cerita-cerita yang lain yang berkesan selama sekolah-bekerja.
Pada tahun 2004 saya mengikut seleksi untuk menjadi wakil IFSA di pertemuan tahunan IFSS (International Forestry Student Symposium) yang berlangsung di Toronto, Canada selama 2 minggu. Alhamdulillah saya terpilih,tapi ini merupakan titik awal perjuangan saya. Saya harus berusaha mengumpulkan dana sendiri dengan cara mengajukan proposal ke beberapa lembaga karena IFSA maupun IPB tidak menyediakan dana untuk memberangkatkan saya ke Toronto. Saya harus ke Jakarta sendirian (walaupun itu kali pertama saya ke Jakarta), berkeliling mencari alamat kantor lembaga-lembaga yang kemungkinan memberikan sponsor dan mengirim beberapa proposal ke lembaga-lembaga di luar pulau Jawa. Setelah menunggu beberapa minggu akhirnya saya mendapat jawaban, yang hampir semuanya berisi penolakan walaupun ada beberapa lembaga yang memberikan bantuan. Keseluruhan bantuan yang saya peroleh hingga bulan Juni hanya 3,5 juta padahal saya membutuhkan 17 juta untuk berangkat bulan Agustus. Saya benar-benar putus asa dan merasa tidak mungkin bagi saya untuk dapat berangkat. Akhirnya saya memutuskan untuk pulang liburan semester ke rumah orang tua saya di Padang. Dua hari sebelum keberangkatan saya ke Padang, seorang teman kost saya memberi uang 4 juta secara cuma-cuma pada saya. Dia hanya ingin saya belajar dengan baik sebagai gantinya. Saya benar-benar berterima kasih atas bantuannya itu. Lalu saya berangkat ke Padang dengan menumpang pesawat Batavia air. Pada saat itu mereka mengadakan undian berhadiah untuk semua penumpang. Awalnya saya tidak yakin akan mendapat undian itu karena selama ini saya tidak pernah menang. Tapi, Allah berkehendak lain, dua hari setelah saya menikmati liburan di kampung halaman, saya mendapat telepon dari kantor Batavia Air di Padang yang menyatakan saya memenangkan undian sebesar 10 juta rupiah. Saya benar-benar tidak percaya dan bersyukur sekali bahwa Allah benar-benar membantu saya dengan beragam cara. Allah benar-benar mengizinkan saya melihat dan menginjakkan kaki pertama kali di negara lain. Alhamdulillah ... terima kasih ya Allah